Romansa Jelang Ajal
Hati telah keras
membatu
Hitam bak arang kayu
Harapan telah lama layu
Hanya tersisa jiwa sayu
Kubuka
lembaran terakhir kehidupan
Kumasuk
kedalam ruangan keputusasaan
Kubuang
seluruh harapan kehidupan
Kubiarkan
hati penuh kekosongan
Aku dan dia bertatapan
Matanya penuh akan
harapan
Kebebasan dari seluruh
penderitaan
Yang kini aku rasakan
Kami
bersama duduk berduaan
Bagaikan
pengantin muda berduaan
Kami
bersama bergandeng tangan
Seraya
melantunkan lagu percintaan
Waktu terasa makin
lambat
Dada terasa makin sesak
Hidup terasa makin
cepat
Diiringi tangis
terisak-isak
Kurasakan
elusan tangan lembutnya
Mengelus
pundakku dengan tenangya
Seraya
mengangkat tinggi tongkatnya
Dan
melakukan tugas abadinya
Jiwaku sungguh merasa
damai
Semua penderitaanku
telah disirnakan
Jiwaku melayang-layang
tinggi
Karena merayu Sang
Kematian
- Titus Agung Adiyatma -
Demikianlah postingan saya pada kali ini. Bila anda mau, tolong tuliskan pendapat anda mengenai puisi ini di kolom komentar, dan juga bila anda telah menemukan makna puisi ini ( dan juga bila anda mau ), silakan tulis di kolom komentar. SEKIAN dan TERIMA KASIH...
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !